• Bahasa Indonesia
  • English

Mempersiapkan Mahasiswa Yang Siap Bersaing Di Industri 4.0

Perkembangan zaman dan teknologi saat ini menjadikan setiap negara saling berlomba untuk menunjukan eksistensinya di mata dunia, salah satu nya adalah Indonesia yaitu dengan banyak nya torehan prestasi yang dimiliki oleh pemuda-pemudanya dalam berbagai bidang, sehingga hal tersebut sering mencuri perhatian dunia. Namun hal itu saja tidak cukup , untuk menembus dunia international suatu negara harus memiliki kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan agar dapat terus berkembang dan bersaing pada industri 4.0 ini. Peran generasi muda sangat dibutuhkan untuk menjadi solusi agar dapat meningkatkan daya saing bangsa dengan mempersiapkan bekal ilmu pengetahuan yang memadai, mengasah kemampuan dan keterampilan yang mereka miliki. Hal itu pula yang menjadi tolak ukur Universitas untuk mengasah pengetahuan dan kemampuan mahasiswa melalui kurikulum , fasilitas, dan moral yang ditanamkan dapat memotivasi mahasiswa dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di industri 4.0 “Harapannya melalui pendidikan yang memadai dapat menghadirkan generasi pemberi solusi. Generasi yang mampu menjawab tantangan bangsanya,” ungkap Rektor UMB, Prof. Dr. Ngadino Surip saat Pembukaan Perkuliahan Tahun Akademik 2019 di Atrium UMB, Jakarta, Kamis 29 Agustus 2019. Pembukan Perkuliahan Tahun Akademik 2019 juga dihadiri narasumber ternama antara lain Ketua LLDIKTI wilayah III Jakarta, Dan Panglima Kodam Jaya serta diikuti oleh seluruh mahasiswa akademik 2019 dan ahli madya 2020.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan kepada mahasiswa baru Universitas Mercu Buana  agar dapat menimba ilmu dengan baik sehingga nantinya mahasiswa dapat menggunakan disiplin ilmunya dalam membantu pembangunan serta menjadi solusi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih baik kedepannya dan membuktikan bahwa Indonesia dapat terus bersaing di kancah internsional.

 

Penulis berita
Devi Yolanda Public Relation’16
Universitas Mercu Buana

Keren Dan Serunya Penampilan Dan Pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Mercu Buana

Pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana dan salah satu rangkaian pada kegiatan awal perkuliahan (KAP). Penampilan dan Pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diadakan bertujuan untuk memperkenalkan UKM tingkat universitas kepada mahasiswa baru agar para mahasiswa dapat mengenal dan tertarik untuk mengikuti UKM yang ada di kampus sesuai dengan minat, keahlian dan bakat yang mereka miliki dan tekuni. Dengan mengikuti Unit kegiatan mahasiswa (UKM) juga dapat mengasah mahasiswa agar memiliki kemampuan dan pengalaman bersosialisasi dengan dunia luar. Kegiatan penampilan dan pameran UKM ini dilaksanakan pada hari ini Rabu, 28 Agustus 2019 di Atrium, Universitas Mercu Buana. 

Pameran UKM tahun ini diikuti oleh 24 UKM tingkat universitas diantaranya adalah UKM Kerohanian seperti Al Faruq, Katolik dan KMK Kristen. Selain itu ada minat bakat bela diri yaitu pencak silat, taekwondo dan karate. Bidang literasi yaitu Pers Orientasi, Radio Mercu Buana. Bidang olahraga seperti sepak bola, dan lain lain, MENWA (Resimen Mahasiswa) ,Mercu Buana English Club , Japanese Club , Unit Kegiatan Khusus Komunitas Korea, Dalam bidang seni yaitu Seni Tari Nusantara, Paduan Suara Mercu Buana. Marching Band, Mercu Tv, dan masih banyak lainnya.

Setelah acara resmi dibuka acara dilanjutkan dengan penampilan tiap UKM. Setelah penampilan , para mahasiswa baru di informasikan untuk mengunjungi stan UKM yang mereka minati untuk mengetahui lebih lanjut bidang dan kegiatan apa saja yang dilakukan oleh UKM tersebut pada hari Senin, 2 s/d 7 September 2019 di Gedung A dan B, Universitas Mercu Buana. 

Dengan diadakannya acara Pameran UKM UMB ini, salah satu anggota dari UKM Marching Band berharap mahasiswa baru tertarik untuk lebih aktif dalam kegiatan diluar kelas atau nonakademis, selain itu juga untuk meningkatkan softskill, minat dan bakat mahasiswa. “Kami senang penampilan dan pameran unit kegiatan mahasiswa ini diselenggarakan tiap tahunnya, karna membuat mahasiswa baru jadi antusias untuk mengikuti kegiatan diluar akademis dan saya berharap mahasiswa baru ini dapat mengembangkan skill mereka di UKM yang mereka minati“ ungkap Iffah Afkarina mahasiswi Design Komunikasi Visual angkatan 2017.

 

Penulis berita
Devi Yolanda Public Relation’16
Universitas Mercu Buana

Seminar kebangsaan “Meningkatkan peran mahasiswa dalam strategi membangun ketahanan Indonesia”

Saat ini kita memasuki pada industri 4.0 dimana semakin berkembangnya teknologi namun hal tersebut menjadi salah satu penyebab mulai pudarnya rasa nasionalisme atau kecintaan masyarakat khususnya para generasi muda Indonesia terhadap ketahanan Indonesia. Seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini Indonesia sedang dihadapi oleh ancaman isu atau berita hoax yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat khususnya para mahasiswa seperti isu agama, politik, dan sara dimana mereka dengan mudah memperoleh informasi dan mempercayai isu tersebut tanpa menyaring dan mengetahui kebenarannya terlebih dahulu sehingga berdampak pada kurangnya rasa toleransi dan menghargai antar sesama yang menyebabkan hancurnya keutuhan negara. 

Rektor Universitas Mercu Buana, Bapak Prof. Dr. Ngadino Surip, MS.

Dalam hal ini diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan dan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan menyadari peran penting ideologi Indonesia yaitu pancasila kepada mahasiswa. “Mahasiswa memiliki peran karena mahasiswa adalah pemilik masa depan. Salah satu peran mahasiswa adalah dengan menginternalisasikan ideologi yang sangat sempurna yaitu pancasila, Saya harap mahasiswa/i Universitas Mercu Buana mampu  mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dalam kehidupan sehari – hari”. Ungkap Rektor Universitas Mercu Buana ,Bapak Prof. Dr. Ngadino Surip, MS. 

Dengan harapan tersebut, Direktorat Kemahasiswaan mengadakan Seminar Kebangsaan dengan tema “Meningkatkan Peran Mahasiswa Dalam Strategi Membangun Ketahanan Indonesia” yang telah dilaksanakan pada Selasa, 27 Agustus 2019 di Atrium, Universitas Mercu Buana, Jakarta Barat.

Seminar Kebangsaan tahun ini dihadiri oleh Bapak Brigjen TNI Herman Djatmiko, ( Direktur Bela Negara, Ditjen Pothan , Kemenhan RI ) pada sesi pertama dan Bapak Kolonel Tek Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd.,M.Si ( Kepala Sub Direktorat Pengkajian Internasional Lemhanas RI ) pada sesi kedua. 

Direktur Bela Negara, Ditjen Pothan , Kemenhan RI, Brigjen TNI Herman Djatmiko
Kepala Sub Direktorat Pengkajian Internasional Lemhanas RI, Kolonel Tek Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd., M.Si.

 

 

 

 

 

 

 

Pada kesempatan kali ini mahasiswa diberikan pengetahuan akan ketahanan nasional yang merupakan imunitas nasional terhadap ideologi, teknologi ,budaya dan lain sebagainya, agar pemuda Indonesia khususnya mahasiswa/i Universitas Mercu Buana dapat menghindari isu-isu yang dapat memecahkan keutuhan negara yaitu dengan cara lebih selektif dan jangan mudah terpancing emosi oleh informasi atau berita yang belum tentu kebenarannya serta harus saling mempererat kerukunan dan toleransi antar sesama walaupun berbeda agama, suku , dan budaya. 

“Saya harap calon sarjana 2023 Universitas Mercu Buana agar nantinya menjadi Sarjana yang bermanfaat bagi diri dan lingkungan, dan karena kita di Indonesia, maka harus tetap berpegang teguh dan mengamalkan pancasila” ungkap Bapak Kolonel Tek Hikmat Zakky Almubaroq, S.Pd.,M.Si.

 

Penulis berita 
Devi Yolanda Public Relations 16
Universitas Mercu Buana

Seru, Informatif Dan Edukatifnya Seminar keilmuan dan profesi Fakultas Desain Seni Kreatif Bagi Calon Seniman 2023 Universitas Mercu Buana

Telah diselenggarakan Design and Arts Days bagi mahasiswa Fakultas Design Seni Krearif salah satunya adalah Seminar Keilmuan Dan Profesi FDSK yang dilaksanakan pada Sabtu,24 Agustus 2019 di Gedung Tower Lantai 7 Universitas Mercu Buana,Jakarta Barat.

Seminar tahun ini di isi oleh pembicara dari berbagai ahli profesi dan bidang yaitu, Nuarista Edi Nugraha,S.Sn (Ketua HDII Chapter DKI Jakarta), Wahyu Ari Kuswinarno (Art Director RCTI News), dan R. Jodjana Gunaramiang (Product Design Adv. & Exhibition Caretaker PT. Dedato). Seminar ini bertujuan untuk menjelaskan dan mengarahkan mahasiswa mengenai bidang profesi apa yang akan mereka ambil dan tekuni serta dapat mengetahui dan belajar dari pengalaman para pembicara tersebut. Sehingga mahasiswa memahami passion dan kegiatan yang akan mereka lakukan nantinya dengan lebih terarah, menuangkan ide dan kreatifitas yang bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat. 

Seperti salah satu kutipan yang disampaikan oleh Wahyu Ari Kuswinarno “Seorang Artist harus berpikir bagaimana saya bisa mengembangkan ide dan menciptakan sesuatu yg masterpiece namun juga bisa diterima oleh masyrakat” ungkapnya.

Dalam seminar ini ada beberapa rangkaian acara dimana mahasiswa diajak agar lebih dekat dengan Fakultas Design Seni Kreatif melalui pengenalan para petinggi dan dosen-dosen FDSK yang akan mereka temui dan mengajar para mahasiswa selama menempuh perkuliahan di Universitas Mercu Buana.

Selain itu mahasiswa juga akan dikenalkan dengan organisasi mahasiswa yang ada di Universitas Mercu Buana khususnya di FDSK, seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan Iman dan Taqwa (IMTAQ). Pengenalan ormawa ini bertujuan agar mahasiswa nantinya ingin ikut serta menjadi salah satu mahasiswa yang dapat memiliki pengalaman yang lebih luas mengenai dunia kampus dan menjadi panutan yang baik bagi mahasiswa lainnya. Menjadikan mereka sebagai mahasiswa yang lebih aktif dalam bersosialisasi dan membangun relasi dengan mahasiswa, dosen, bahkan dengang kampus lainnya.

“Jadi ormawa itu seru temen-temen, karna pengalaman yang kalian dapat itu banyak banget dan pastinya bermanfaat buat kalian nantinya khususnya di dunia kerja karna disini kreatifitas dan tanggung jawab kalian akan di uji, jadi jangan takut masuk organisasi, buktiin sendiri deh” ungkap Ahmad Giffari Nurandali Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FDSK.

 

Penulis berita

Devi Yolanda Public Relation’16

Universitas Mercu Buana

Sarjana 2023 dan Ahli Madya 2022 Universitas Mercu Buana Siap Menjadi Millenial Penerus Bangsa Yang Berani Tolak Narkoba.

Narkoba masih menjadi kejahatan yang serius di Indonesia karena kejahatan ini banyak merusak penerus muda bangsa. Dalam upaya untuk mencegah maraknya pemakaian narkoba di kalangan pemuda, Universitas Mercu Buana mengadakan Seminar Anti Narkoba yang telah dilaksanakan pada Kamis , 1 Agustus 2019 di Gedung Tower Lantai 7, Auditorium, Universitas Mercu Buana.

Ir. Ediani Rahardjanti , M.Si, Analis Pemberdayaan Masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNN)

Seminar Anti Narkoba ini diikuti oleh mahasiswa akademik 2019 dihadiri oleh Ibu Ir. Ediani Rahardjanti , M.Si sebagai pembicaranya. Dalam seminar anti narkoba ini Ibu Ediani memberikan pengetahuan seputar jenis-jenis narkoba, zat – zat berbahaya yang tekandung, dampak yang diakibatkan, bagaimana kita mengenali dan mencegah narkoba dan menjadi penggiat untuk menolak narkoba. Menjadi pengingat kepada teman, keluarga, dan masyarakat. “Diharapkan mahasiswa dapat ikut serta berupaya memerangi penyalahgunaan narkoba. Baik di lingkungan kampus, lingkungan keluarga dan dilingkungan masyarakat”. Ungkap Ibu Ir. Ediani Rahardjanti , M.Si.

 

Penulis berita

Devi Yolanda Public Relation 16

Universitas Mercu Buana

Melatih Kepemimpinan dan Keterampilan Diri Sarjana 2023 dan Ahli Madya 2022 Universitas Mercu Buana Melalui LKMM (Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa) Pra Dasar

Kegiatan Awal Perkuliahan ini merupakan suatu rangkaian besar yang terdiri dari Pelatihan Bela Negara, LKMM (Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa) Pra Dasar ,Seminar Anti Narkoba, Seminar Keilmuan Dan Profesi (Fakultas), Seminar Kebangsaan , Penampilan dan Pameran UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), dan Gelar Karya Ormawa (Organisasi Mahasiswa). Pada Kamis, 1 Agustus 2019 telah dilaksanakan  salah satu dari rangkaian acara Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP) yaitu LKMM Pra Dasar di Gedung Tower Lantai 3 & 4 , Universitas Mercu Buana.

 

 

 

 

 

Pada LKMM Pra dasar mahasiswa akan diberikan beberapa materi yang berpedoman pada kurikulum LKMM yang dikeluarkan oleh Kemenrisetdikti. Materi yang disampaikan adalah Persepsi & Kesalahan Logika dan Siapa AKU (Ambisi, Kondisi, Usaha). Dalam hal ini LKMM Pra Dasar diadakan bertujuan selain untuk melatih kepemimpinan mahasiswa ,mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga akan dituntut untuk menjadi mahasiswa yang aktif ,kriris, komunikatif, dapat mengenal potensi diri dan memposisikan diri secara efektif dalam organisasi kemahasiswaan. Materi pada LKMM Pra Dasar diberikan oleh 20 pemateri yaitu dosen-dosen pilihan Mercu Buana yang dipilih dari berbagai prodi dari tahun ke tahun.

Sepeti harapan yang diungkapkan oleh Ibu Sri Wulandari selaku pembina LKMM Pra Dasar tahun ini. ” Saya sangat berharap selama pemberian materi dalam LKMM Pra Dasar ini dapat merubah kepribadian dan sikap mahasiswa. selain itu memberikan pengetahuan kepada mahasiswa pentingnya memahami persepsi dan mengetahui potensi diri yang dimiliki oleh mahasiswa”. ungkap Ibu Sri Wulandari, Pembina LKMM Pra Dasar.

Penulis : Devi Yolanda

 

 

Pembukaan Pelatihan Bela Negara Universitas Mercu Buana Akademik 2019 Dalam Memajukan Bangsa Dan Negara

Mahasiswa Akademik 2019 Universitas Mercu Buana mengikuti Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP) yaitu Pelatihan Bela Negara di Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir , Marunda, Jakarta Utara selama 2 (dua) hari dari tanggal 29 s/d 30 Juli 2019. Kegiatan ini diikuti sebanyak VIII batch dan kegiatan resmi dibuka saat upacara pembukaan Pelatihan Bela Negara oleh Direktur Kemahasiswaan Bapak Endi Rekarti di Lapangan Sarang Petarung Bhumi.

(Mahasiswa Universitas Mercu Buana Akademik 2019 sedang mengikuti upacara pembukaan pelatihan bela negara)

Pelatihan bela negara tahun ini mengusung tema “Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Dan Sikap Kedisiplinan di lingkungan Universitas Mercu Buana Akademik 2019” bertujuan mahasiswa dapat membentuk karakter diri yang berkepribadian yaitu disiplin dan menjunjung tinggi rasa cinta terhadap tanah air. Pemahaman bela negara itu bukan berarti adalah mahasiswa untuk mengangkat senjata tetapi mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada negara melalui pengembangan bidang ilmu yang akan ditekuninya.

Dalam pelatihan ini mahasiswa akan dilatih oleh TNI Angkatan Laut sehingga mahasiswa akan dituntut untuk memiliki mental dan fisik yang kuat dalam menghadapi rintangan di masa depan. Dapat pula menjadi generasi yang tidak mudah percaya akan berita hoax maupun menyebarkan berita hoax tersebut. Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa tersebut, merupakan bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa.

(Upacara pembukaan Pelatihan Bela Negara oleh Direktur Kemahasiswaan Bapak Endi Rekarti di Lapangan Sarang Petarung Bhumi)

Hal ini juga ditekankan oleh Direktur Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana pelatihan ini adalah merupakan modal dasar wawasan yang dimiliki mahasiswa sebelum menempuh perkuliahan di Universitas Mercu Buana. “Mahasiswa diharapkan selalu antusias nantinya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban mereka serta memiliki jiwa patriotisme yang berkontribusi bagi bangsa dan negaranya.” Ungkap Bapak Endi Rekarti.

Penulis : Devi Yolanda

 

Alumni LKMM Tingkat Lanjut Akan Mendampingi Mahasiswa Akademik 2019 Selama Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP)

Pada Selasa, 30 Juli 2019 telah dilaksanakan pengarahan kepada 36 mentor (alumni peserta LKMM Tingkat Lanjut) yang ditugaskan untuk mendampingi dan mengarahkan mahasiswa selama Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP). Salah satunya yaitu kegiatan LKMM (Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa) Pra Dasar yang dimulai pada Kamis, 1 Agustus 2019. Pengarahan ini diberikan oleh Ibu Novena Ulita sebagai Ketua Pelaksana KAP 2019  di Gedung Rektorat Ruang R205, Universitas Mercu Buana.

Pengarahan dari Ibu Novena Ulita S.Pd., M.Sn – Kepala Biro Pengendalian Kegiatan dan Program Unggulan

Para mentor diberi amanat untuk dapat menjadi leader mendampingi dan memotivasi mahasiswa dalam mengikuti Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP) Akademik 2019 sesuai dengan program pembinaan yang telah disusun oleh Direktorat Kemahasiswaan. Para mentor diharapkan menjadi contoh dan tauladan bagi mahasiswa dalam mengembangkan soft skills seperti kedisplinan , kejujuran, bertanggung jawab dan lain-lain agar menciptakan mahasiswa yang mandiri dalam berilmu , berkarakter dan berprestasi.

Pengarahan kepada 36 mentor (alumni peserta LKMM Tingkat Lanjut).

Dalam hal ini mentor akan membantu dosen pendamping dalam mengarahkan mahasiswa pada profesi yang harus mereka kuasai sehingga mahasiswa akan mendapatkan pandangan dan pengetahuan umum mengenai program studi yang mereka pilih di Universitas Mercu Buana. Adapun pesan untuk para mentor yang disampaikan oleh Ibu Novena Ulita sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan Awal Perkuliahan (KAP) Akademik 2019 dan Kepala Biro Kegiatan Dan Program Unggulan “ Seluruh mentor harus tetap bersikap tegas namun tidak melanggar aturan Universitas” Tegas Ibu Novena Ulita.

Penulis : Devi Yolanda.
foto : Fina Melisa